SERANG, iNewsBanten– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Padepokan Pencak Silat Pancasona dalam ajang Pagelaran Seni Budaya Pencak Silat 2025 yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Miftahun Najah, Kecamatan Kramat Watu, Kabupaten Serang.
Pada kompetisi yang berlangsung penuh semangat dan nuansa budaya tersebut, salah satu pesilat andalan dari Padepokan Pancasona berhasil menyabet Juara 1 Kategori Tunggal Putri. Penganugerahan penghargaan diberikan pada Minggu, 25 Mei 2025, oleh panitia penyelenggara yang terdiri dari unsur pesantren dan tokoh pencak silat setempat.
Ketua Padepokan Pancasona, Muhamad Faki, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi tinggi atas pencapaian ini.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil yang diraih oleh salah satu pesilat putri terbaik kami. Ini adalah hasil dari latihan disiplin, pembinaan karakter, dan semangat pelestarian budaya pencak silat yang kami tanamkan sejak awal," ujarnya saat ditemui usai acara, Senin (26/05/2025).
Lebih lanjut, Muhamad Faki menjelaskan bahwa keterlibatan Pancasona dalam ajang ini bukan hanya untuk kompetisi, tetapi juga sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian seni bela diri warisan budaya bangsa.
"Pagelaran ini sangat penting sebagai ruang edukatif dan ekspresi budaya. Pencak silat bukan sekadar olahraga, tapi juga media pendidikan mental dan spiritual yang harus terus dikenalkan kepada generasi muda," tambahnya.
Ajang ini diikuti oleh berbagai perguruan pencak silat dari berbagai daerah, menampilkan pertunjukan seni gerak dan jurus yang memukau. Antusiasme para santri dan masyarakat sangat tinggi, menjadikan kegiatan ini bukan hanya sebagai lomba, tapi juga ajang silaturahmi budaya dan spiritual.
Atas prestasi tersebut, Padepokan Pancasona menerima piala dan piagam penghargaan resmi dari panitia acara. Dalam piagam disebutkan dengan jelas bahwa gelar Juara 1 (Tunggal Putri) diberikan kepada peserta dari Pancasona yang menunjukkan performa terbaik secara teknik, artistik, dan penghayatan nilai-nilai pencak silat.
Dengan raihan ini, Pancasona meneguhkan eksistensinya sebagai salah satu padepokan silat yang aktif, berprestasi, dan konsisten membina generasi muda untuk mencintai budaya nusantara.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
