Mayat Pria Mengapung di Perairan Pulau Liwungan Pandeglang, Ternyata Warga Sukaresmi

Erdi
Ilustrasi penemuan mayat mengapung di perairan Pulau Liwungan, Pandeglang. Foto: Istimewa.

PANDEGLANG, iNewsBanten - Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di perairan sekitar Pulau Liwungan, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Minggu (1/2/2026) pagi. Penemuan tersebut menggegerkan nelayan setempat.

 

Mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh dua nelayan, Caim (50) dan rekannya Erun (46), warga Kampung Sindangsari, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, saat sedang melaut mencari ikan.

 

Keduanya berangkat menggunakan kapal pancing KM Cadas dari dermaga Citeureup menuju perairan sekitar Pulau Liwungan. Namun saat melintas di bagian utara pulau, nahkoda kapal melihat sebuah benda mencurigakan mengapung di laut yang menyerupai tubuh manusia.

 

“Setelah didekati, ternyata benar itu mayat,” ungkap salah satu saksi.

 

Saat ditemukan, posisi mayat dalam keadaan tengkurep dengan kondisi tubuh sudah membengkak. Korban mengenakan kaos berwarna biru dan celana pendek hitam. Berdasarkan kondisi fisik, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar satu pekan sebelum ditemukan.

Menyadari temuan tersebut merupakan jasad manusia, kedua nelayan langsung melaporkannya ke Satpolair Polres Pandeglang untuk penanganan lebih lanjut.

 

Kasat Polair Polres Pandeglang, Iptu Turip, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan pihaknya segera menerjunkan dua anggota ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

 

“Benar, telah ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki di sekitar perairan Pulau Liwungan. Ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB dan proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 12.00 siang,” ujar Iptu Turip.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan, identitas korban diketahui bernama Santika (37), warga Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang. Korban sebelumnya dilaporkan terjatuh ke laut saat mencari rajungan di perairan Lampung Timur, Provinsi Lampung.

 

“Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga menolak dilakukan autopsi dan korban langsung dimakamkan,” pungkasnya.

Editor : Mahesa Apriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network