Namun, pernyataan tersebut dinilai perlu dibuktikan dengan langkah konkret di lapangan. Koordinator Aliansi Mahasiswa ProRakyat Banten (AMPB), M. Rizki, menilai penunjukan pimpinan baru Dekopinwil Banten harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap kondisi koperasi di daerah.
“Faktanya, banyak koperasi di Banten yang hanya tercatat secara administratif, tetapi tidak aktif secara operasional. Kalau tidak ada reformasi tata kelola, pergantian ketua hanya akan menjadi seremonial,” kata Rizki, Selasa (17/2/2026).
Rizki juga menyoroti mekanisme aklamasi dalam pemilihan Ketua Dekopinwil Banten. Menurutnya, proses tersebut sah secara organisasi, tetapi perlu disertai keterbukaan informasi agar tidak menimbulkan persepsi tertutup.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
