“Kami sudah bergerak, komunitas hidup, event berjalan. Tapi tanpa ruang, kreativitas sulit berkembang maksimal,” ujarnya.
Diskusi ditutup dengan komitmen tindak lanjut, di mana perwakilan pelaku ekraf Banten dijadwalkan diundang ke Jakarta untuk pembahasan teknis pengembangan ruang kreatif.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
