“Perbaikan ini berasal dari iuran sukarela masyarakat dan bantuan para donatur. Semua dana kami gunakan untuk memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga,” ujarnya.
Ade menambahkan, perbaikan jalan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung, khususnya bagi anak-anak sekolah dan para petani.
“Kami ingin anak-anak bisa berangkat sekolah dengan tenang, dan para petani lebih mudah membawa hasil panennya ke pasar,” katanya.
Meski dilakukan secara swadaya, warga tetap berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lebak. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan tiga desa sekaligus.
“Harapan kami sederhana, semoga pemerintah dapat memberikan dukungan lebih lanjut. Jalan ini sangat vital bagi kehidupan masyarakat sehari-hari,” pungkas Ade.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
