Ade menjelaskan bahwa insiden ini mengakibatkan dua rekannya terluka. Berdasarkan analisis awal, kuat dugaan adanya kesalahan prosedur atau faktor manusia saat mengoperasikan mesin tersebut.
“Secara teknis sebenarnya sudah ada pelatihan, namun kemungkinan terjadi human error saat pengoperasian,” katanya.
Mengenai jaminan kesehatan korban, Ade mengungkapkan bahwa para relawan program MBG ternyata belum sepenuhnya tercover perlindungan sosial. Alhasil, biaya medis saat ini ditanggung oleh pihak mitra kerja.
“BPJS Ketenagakerjaan masih dalam proses, sehingga penanganan korban saat ini difasilitasi oleh mitra,” jelasnya.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
