Meski persyaratan K3 seperti APAR dan perlengkapan perlindungan diri sudah menjadi standar operasional, evaluasi sementara menunjukkan adanya kelalaian teknis. Mesin pengering tersebut diduga diaktifkan tanpa membuka bagian tertentu yang seharusnya terbuka, sehingga memicu ledakan tekanan.
Kasus ini telah diteruskan ke SPPG pusat sebagai laporan khusus. Kedua korban dilaporkan telah mendapat perawatan medis dan kini menjalani rawat jalan di Puskesmas Carenang.
Pihak kepolisian melalui Kanit Reskrim Polsek Carenang, IPDA Dhenny Hariyanto, membenarkan kejadian di wilayah hukumnya tersebut dan memastikan kondisi korban mulai stabil.
“Korban luka dua orang, sudah dibawa ke puskesmas dan menjalani rawat jalan,” kata dia kepada awak media.
Hingga saat ini, aktivitas di dapur SPPG dilaporkan tetap berjalan normal. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dari ledakan mesin pengering tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
