Bagi masyarakat yang pernah tinggal di kawasan tersebut, fenomena ini bukan sekadar dampak musim kemarau. Munculnya kembali jejak kampung lama membangkitkan kenangan akan kampung halaman yang harus mereka tinggalkan demi pembangunan Bendungan Karian.
Salah seorang warga, Muhammad Husen, mengatakan penyusutan air mulai terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Akibatnya, bekas kampung yang dahulu menjadi tempat tinggalnya kembali terlihat setelah bertahun-tahun berada di dasar bendungan.
"Kalau air surut seperti sekarang, bekas kampung kami kembali kelihatan. Ada bekas jalan, sawah, dan lokasi rumah yang dulu kami tempati," katanya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
