Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Fenomena Snap Back Zone! Efek Kibasan Tali Putus yang Bisa Tewaskan Orang Seketika
Advertisement . Scroll to see content

Paska Kerusuhan! Arema FC Fokus Tangani Korban, Tak Pikirkan Sanksi PSSI

Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:23 WIB
  • author Avirista Midaada
Paska Kerusuhan! Arema FC Fokus Tangani Korban, Tak Pikirkan Sanksi PSSI
Insiden di stadion Kanjuruan (Foto: Ist)

Dia mengatakan tak memikirkan sanksi dari PSSI terlebih dahulu. Sebab pihaknya memikirkan para korban dan keluarga korban yang akan didatangi satu persatu.

"Manajemen tidak peduli dan tidak memikirkan sanksi, yang saya pikirkan korban dan keluarga korban yang akan kita datangi Insya Allah satu persatu," tuturnya.

Diakuinya memang ada permintaan perubahan jadwal yang diajukan oleh Kapolres Malang. Tetapi ia tidak mengetahui bila ternyata jadwalnya bermain malam pukul 20.00 WIB, maka ia sebagai manajer tim hanya mempersiapkan pemainnya untuk bermain.

"Atas permintaan Kapolres (perubahan jadwal kick-off) sudah kita kirim setelah PT LIB menjawab, menetapkan jadwal tetap, ya kita saya sebagai manajer tim mengikuti apa yang ada yang sudah ditetapkan, karena jadwal apapun itu urusan Panpel dengan PT LIB serta keamanan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kerusuhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan sendiri dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 - 3. Para suporter merangsak masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.

Tak hanya para pemain Persebaya saja, pemain Arema FC juga diserang oleh sekitar tiga ribuan Aremania sesuai pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta. Bahkan petugas kepolisian juga diserang hingga mengakibatkan dua orang kepolisian meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas kepolisian juga dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa.

Sebelumnya diberitakan, kerusuhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan sendiri dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 - 3. Para suporter merangsak masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.

Tak hanya para pemain Persebaya saja, pemain Arema FC juga diserang oleh sekitar tiga ribuan Aremania sesuai pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta. Bahkan petugas kepolisian juga diserang hingga mengakibatkan dua orang kepolisian meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas kepolisian juga dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa.

Artikel ini telah tayang di iNews.id dengan judul https://www.inews.id/sport/soccer/manajer-arema-fc-kami-fokus-tangani-korban-tak-pikirkan-sanksi-pssi/2

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut