Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 5.124 Kasus Perceraian Tercatat di PA Tigaraksa, Judol Jadi Pemicu Masalah Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

Menkominfo Akan Tutup Telegram! Buntut Tidak Koperatif Tanganin Konten Judi Online

Jum'at, 24 Mei 2024 | 13:28 WIB
  • author Awan Setiawan / Binti Mufarida
Menkominfo Akan Tutup Telegram! Buntut Tidak Koperatif Tanganin Konten Judi Online
Telegram akan ditutup Menkominfo (doc ilustrasi)

CILEGON, iNewsBanten - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie akan menutup Telegram dalam waktu dekat. Pasalnya, hanya Telegram yang tidak kooperatif memberantas judi online.

“Pemerintah enggak main-main soal judi online. Jadi kalian harus segera mengambil langkah-langkah. Saya sebut saja di sini, tinggal Telegram yang tidak kooperatif, catat. Hanya Telegram yang tidak kooperatif, platform yang sama sekali tidak kooperatif, Telegram,” tegas Budi Arie dalam Konferensi Pers Judi Online secara virtual, Jumat (24/5/2024).

Sementara itu, platform digital seperti Google telah berupaya untuk pemberantasan judi online. Bahkan, Google telah membuat AI untuk melacak semua judi online di platformnya.

“Kalau Google, minggu depan kita akan diskusi karena Google Cloud sudah membuat semacam dengan teknologi mereka semacam AI untuk menscrolling, melacak judi online semua di platform mereka,” kata Budi Arie.

Lebih lanjut, Budi Arie pun kembali menyentil Telegram. Dia mengatakan tren judi online saat ini adalah menggunakan Telegram.

Oleh karena itu, dia mengancam akan menutup Telegram jika tidak kooperatif untuk memberantas judi online.

“Dan sekarang ada tren, para judi online ini main di Telegram. Karena itu saya ingatkan platform Telegram jika tidak kooperatif memberantas judi online ini pasti akan kami tutup,” tegasnya.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut