Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Membawa Berkah, Warga Pringwulung Serang Panen Ikan di Sawah Terendam
Advertisement . Scroll to see content

Suralaya Tak Pernah Merdeka, Warga Hanya Jadi Penonton di Tengah Megaproyek IRT

Selasa, 19 Agustus 2025 | 18:48 WIB
  • author Ali
Suralaya Tak Pernah Merdeka, Warga Hanya Jadi Penonton di Tengah Megaproyek IRT
Foto PT. Indo Raya Tenaga Unit 9-10 (docAli)

Ia menambahkan, banyak kepala keluarga di kampungnya yang akhirnya menganggur. "Aktivitas saya cuma nonton orang kerja. Ironis sekali,"akunya.

Selain masalah pekerjaan, warga juga mengeluhkan dampak lingkungan. Debu proyek beterbangan, suara mesin yang bising hingga larut malam, bahkan air hujan yang jatuh dari atap rumah berubah hitam pekat.

“Kalau ada pengetesan mesin, bisingnya bisa dua hari dua malam. Debunya jangan ditanya, kalau hujan air dari atap hitam, kalau kemarau lantai rumah penuh debu proyek. Kompensasi? Kami tidak pernah merasakan,” ungkapnya.

Meski kerap kecewa, warga Suralaya tetap berharap diberi kesempatan bekerja di tanah kelahiran mereka sendiri. “Jangan jadikan kami hanya penonton. Kami juga manusia, perlu dimanusiakan. Berikanlah kami lapangan pekerjaan agar bisa menafkahi keluarga. Jangan hanya famili dan orang dalam yang bisa masuk. Sementara kami, pemilik ladang, hanya dapat polusi,” pungkas Iqbal.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut