get app
inews
Aa Text
Read Next : Konten Bank Sampah Desa Labuan Mancak Kabupaten Serang Antar Ade Suntama Raih Penghargaan Nasional

Warga Kunciran Jaya Laporkan Dugaan Pengeroyokan, Kuasa Hukum Minta Kapolda Metro Jaya Tegas

Jum'at, 16 Januari 2026 | 12:07 WIB
header img
Foto: Tangkapan Layar Video bukti dugaan pengeroyokan oleh oknum preman bayaran PT AS. (Dok-Istimewa)

TANGERANG, iNewsBanten— Dugaan tindak pidana pengeroyokan dan kekerasan terhadap warga kembali mencuat di Kota Tangerang. Seorang warga Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, berinisial Dina Mardianah (45), melaporkan peristiwa kekerasan yang diduga dialaminya ke pihak kepolisian.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/6/I/2026/SPKT/POLSEK PINANG/POLRES METRO TANGERANG KOTA/POLDA METRO JAYA, tertanggal Kamis, 15 Januari 2026, pukul 17.25 WIB.

Kuasa hukum korban, Erdi Surbakti, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kliennya menjadi korban dugaan pengeroyokan dan tindakan kekerasan yang terjadi di Jalan HR Rasuna Said, Gang Asukur I, RT 002 RW 002, Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, sekitar pukul 13.00 WIB pada hari yang sama.

Menurut Erdi, tindakan yang dialami korban tidak hanya berupa dugaan pemukulan, namun juga disertai intimidasi serta upaya menakut-nakuti korban dan warga sekitar. Ia menyebut korban mengalami luka-luka dan telah dilakukan pemeriksaan medis yang menurutnya dapat menjadi bagian dari alat bukti dalam proses hukum.

Erdi juga menyampaikan bahwa peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan konflik penguasaan lahan yang terjadi antara warga dan pihak tertentu. Ia menjelaskan, tanah yang ditempati korban dan keluarganya disebut telah dikuasai lebih dari 50 tahun secara turun-temurun. Menurutnya, penguasaan tersebut dapat dibuktikan dengan keberadaan rumah tinggal serta makam keluarga, dan penguasaan fisik yang berlangsung dalam jangka waktu lama.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut