get app
inews
Aa Text
Read Next : Tahanan Polresta Tangerang Tewas Bunuh Diri di RS Polri, Polisi Lakukan Olah TKP

Polresta Tangerang Tetapkan 15 Tersangka Kasus Kematian Pelajar di Muara Kali Adem

Jum'at, 17 April 2026 | 21:22 WIB
header img
Polisi menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tawuran yang menewaskan pelajar SMA Pesantren Al-Multazam Sepatan berinisial NAW (16), Jumat (17/4/2026). (Foto: Sultan Tanjung).


Tersangka yang masih diburu diduga berperan sebagai pelaku utama pembacokan sekaligus penggerak dalam aksi tawuran tersebut. Adapun 14 tersangka lainnya diduga terlibat dalam pengejaran dan pengeroyokan korban.

"Satu pelaku yang masuk dalam DPO, yang diduga berperan sebagai pengajak sekaligus pelaku utama pembacokan," jelasnya.

Indra mengungkapkan, tawuran antarpelajar itu terjadi di Jalan Raya Talang, Kecamatan Sukadiri, pada Selasa (7/4/2026). Korban terjatuh dari sepeda motor saat dikejar kelompok lawan, kemudian dikeroyok menggunakan senjata tajam jenis celurit dan corbek.

"Korban sempat menyelamatkan diri ke arah kali, namun meninggal dunia akibat luka serius," ungkapnya.

Wakil Kepala Satuan Reskrim Polresta Tangerang AKP Maskuri menyebut, hasil otopsi membuktikan kematian korban disebabkan luka bacok di tangan kanan yang memutus pembuluh darah vena.

"Berdasarkan hasil otopsi, pembuluh darah vena korban terputus setelah kena bacokan tersebut," ungkapnya.

Maskuri menyebut, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain senjata tajam jenis corbek, satu unit sepeda motor Honda Scoopy, pakaian korban, serta hasil visum medis dari RSUD Balaraja.

Para tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun dan/atau denda maksimal Rp3 miliar.

Sebelumnya diberitakan, warga Muara Kali Adem, Kecamatan Sukadiri digegerkan penemuan mayat pelajar SMA pada Kamis (9/4/2026). Korban diketahui berinisial NAW (16) yang merupakan siswa SMA itu ditemukan oleh warga sekitar. Didapati sejumlah luka di jasad tersebut. Polisi menduga, korban tewas karena terlibat tawuran.

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut