Rumah Ustad di Tangerang Dirusak Warga Usai Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Santri
Tangerang, iNews Banten - Rumah seorang ustad berinisial A (33) di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten, dirusak warga setelah muncul dugaan kekerasan seksual terhadap sejumlah santriwati.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (25/4/2026). Berdasarkan video yang beredar, warga mendatangi rumah yang juga dijadikan tempat pengajian itu dan merusak sejumlah barang di dalamnya.
Kasus ini terungkap setelah salah satu korban menolak kembali mengikuti kegiatan mengaji. Pihak keluarga kemudian menggali keterangan hingga korban mengaku mengalami pelecehan.
Salah satu anggota keluarga korban, Ali, menyebut jumlah korban diduga mencapai delapan orang dengan rentang usia 14 hingga 15 tahun.
"Korban bukan hanya adik saya, ada sekitar delapan orang," ujar Ali, Senin (27/4/2026).
Salah seorang korban mengaku mengalami tindakan pelecehan sejak 2021, saat masih berusia remaja. Ia menyebut peristiwa itu terjadi lebih dari sekali.
Korban menjelaskan, terduga pelaku melakukan aksinya dengan dalih membantu membersihkan tubuh dari gangguan jin. Ia juga mengaku sempat melawan, namun merasa takut untuk melapor.
Selain itu, korban menyebut ada dugaan korban lain, termasuk kerabat terdekat pelaku.
"Bahkan keponakannya sendiri digituin. Waktu itu saya enggak bilang ke teman-teman lain karena saya enggak punya bukti, takut dituduh bohong," jelasnya.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing emosi serta menyerahkan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. Orang tua juga diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku anak sebagai langkah pencegahan.
"Maka perlu adanya juga kewaspadaan kita sebagai orang tua. Memastikan apabila ada kecenderungan kebiasaan-kebiasaan yang berbeda dengan anak kita, kita harus tanyakan, pastikan," imbaunya
Editor : Mahesa Apriandi