Kecewa Bedolan Pamarayan Batal, Ratusan Warga Kabupaten Serang Blokir Jembatan dan Bakar Ban
Dalam dokumen tersebut, pengelola bendungan menyatakan tidak akan melakukan pengurasan bendung maupun membuka pintu Bendung Pamarayan. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan risiko longsor akibat laju abrasi.
Pertimbangan keselamatan tersebut membuat Bedolan Pamarayan tidak dapat dilaksanakan sesuai rencana awal.
Namun, keputusan itu memicu kekecewaan warga yang telah lama menantikan tradisi tersebut kembali digelar. Mereka berharap pemerintah daerah dan pengelola bendungan dapat memberikan penjelasan secara langsung sekaligus membahas kemungkinan penyelesaian atas tuntutan masyarakat.
Hingga aksi berlangsung, warga masih mendesak agar pemerintah daerah dan pengelola Bendung Pamarayan menemui mereka.
Di tengah pertimbangan keselamatan bendungan dan harapan masyarakat untuk mempertahankan tradisi, warga kini menanti adanya dialog yang dapat menjawab kekecewaan mereka tanpa mengabaikan aspek keamanan.
Editor: Mahesa Apriandi