Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wali Kota Cilegon Dampingi TMMD Gelar Cek Kesehatan Gratis, PLN IP UBP BSLA Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Infeksi Cacar Monyet tercatat 77 Kasus,Mayoritas Menyerang Gay dan Biseksual

Sabtu, 04 Juni 2022 | 08:00 WIB
  • author Awan Setiawan
Infeksi Cacar Monyet tercatat 77 Kasus,Mayoritas Menyerang  Gay dan Biseksual
Ilustrasi Cacar Monyet Menyerang Gay dan Biseksual (doc Istimewa)

iNewsBanten.id – Kejadian infeksi cacar monyet yang ditemukan di Kanada sampai sejauh ini sudah mencapai 77 kasus. Sebanyak 71 di antaranya dilaporkan di Provinsi Quebec.

“Pada 2 Juni, 71 kasus dilaporkan di Quebec. Untuk ini, lima kasus (dilaporkan) di Ontario dan satu di Alberta, telah ditambahkan,” ungkap Kementerian Kesehatan Quebec dalam siaran pers pada Jumat (3/6/2022) waktu setempat.

Kepala Pejabat Kesehatan Masyarakat Kanada, Theresa Tam mengatakan, sebagian besar kasus infeksi yang dilaporkan terjadi di kalangan pria gay dan biseksual.

Namun, Tam juga mengatakan bahwa risiko paparan tidak secara eksklusif terkait dengan kelompok mana pun. Menurut dia, laki-laki maupun perempuan sama-sama berpeluang untuk terpengaruh oleh wabah itu.

Kementerian Kesehatan Quebec menyarankan warga untuk terus memantau gejala dalam jangka waktu 21 hari jika mereka telah melakukan kontak dekat dengan kasus infeksi yang dicurigai atau dengan individu yang bergejala.

“Hindari tidur di ranjang yang sama, hindari hubungan seksual, batasi kontak Anda dengan mereka dan kenakan masker di hadapan mereka,” kata Kemenkes Quebec.

Cacar monyet atau monkeypox adalah penyakit zoonosis, ditularkan dari hewan ke manusia. Virus ini berasal dari keluarga virus yang sama yang menyebabkan cacar pada manusia—yang telah diberantas pada 1980. 

Sejumlah dokter di Amerika Serikat secara terbuka mengatakan penyakit ini dapat diidentifikasi dan dapat diobati, sehingga masyarakat tidak perlu panik.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut