100 Hari Kerja Budi-Agis Dinilai OMDO, Mahasiswa Jebol Pagar Kantor Wali Kota Serang

Erdi
100 Hari Kerja Dinilai Gagal, Mahasiswa Jebol Pagar Kantor Wali Kota Serang

Selain kinerja yang dinilai buruk, massa juga menyoroti maraknya penggusuran oleh pemerintah daerah.
Menurut mereka, penggusuran terhadap pelaku UMKM dan warga kecil berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi rakyat.
Mahasiswa menilai kebijakan tersebut tidak berpihak pada masyarakat kelas bawah.
Mereka menuntut agar penggusuran dihentikan dan diganti dengan kebijakan yang lebih humanis.

Dalam orasinya, mahasiswa juga meminta agar Pemkot Serang lebih transparan dalam menyampaikan capaian kinerja.
Mereka menganggap pemerintah daerah kurang terbuka terhadap kritik dan aspirasi masyarakat.
Mahasiswa berjanji akan terus mengawal jalannya pemerintahan dan menggelar aksi lanjutan jika tuntutan tak dipenuhi.

Hingga aksi berakhir, Wali Kota Serang tidak juga menemui para demonstran.
Ketiadaan respon dari kepala daerah menambah kekecewaan peserta aksi.
Aparat keamanan tetap bersiaga di sekitar kantor wali kota untuk mencegah kericuhan susulan.
Aksi pun ditutup dengan peringatan keras dari mahasiswa agar Wali Kota segera melakukan evaluasi total terhadap kinerjanya.



Editor : Mahesa Apriandi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network