Roy menegaskan, pihaknya hanya meneliti ijazah Jokowi. Ijazah itu, kata dia, didapat dari postingan salah satu kader PSI, Dian Sandi Utama, pada April 2025 lalu.
"Namanya Dian Sandi Utama pada tanggal 1 April. Kalau mau dikejar dengan pasal 32 dan 35, dialah harusnya," terang Roy.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
