Ia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas kesehatan di wilayahnya, khususnya dengan membangun Puskesmas Pembantu (Pustu) lengkap dengan sarana dan prasarana penunjang persalinan.
“Kami sangat berharap ada Pustu atau fasilitas kesehatan yang memadai agar warga bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak, terutama saat kondisi darurat seperti ini,” tambahnya.
Diketahui, banjir di Desa Idaman terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari terakhir. Luapan Sungai Cilemer menyebabkan sejumlah permukiman warga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga satu meter.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
