CILEGON, iNewsBanten.id – Persoalan penyerapan tenaga kerja lokal di kawasan industri Kota Cilegon kembali menjadi sorotan. Karang Taruna Kota Cilegon mendatangi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon untuk menuntut langkah konkret dan pengawasan lebih tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai belum maksimal memprioritaskan warga Cilegon dalam proses rekrutmen.
Audiensi yang digelar di Aula Kantor Disnaker Kota Cilegon ini menekankan satu poin utama, yakni tingginya angka pengangguran di Kota Cilegon dinilai tidak sebanding dengan besarnya aktivitas industri yang beroperasi di wilayah tersebut. Karang Taruna menilai, peluang kerja yang seharusnya menjadi harapan masyarakat lokal, justru banyak diisi tenaga kerja dari luar daerah.
Ketua Karang Taruna Kota Cilegon, Edi Firmansyah, menegaskan bahwa pihaknya membawa aspirasi generasi muda yang selama ini berharap bisa mendapat kesempatan kerja lebih besar di wilayah sendiri.
“Kami berharap ada keberpihakan yang jelas terhadap tenaga kerja lokal, mulai dari proses rekrutmen yang transparan sampai pengawasan terhadap perusahaan,” ujar Edi Firmansyah kepada iNewsBanten.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
