Menurut Rijal, keberadaan sentra kuliner Ramadan di alun-alun sangat membantu warga, terutama saat tidak sempat menyiapkan hidangan di rumah.
“Kalau di rumah istri lagi tidak masak, tidak perlu repot. Tinggal cari saja di alun-alun. Harganya juga sangat terjangkau. Makanya tidak heran setiap menjelang berbuka selalu macet dan warga berdesakan,” katanya.
Meski padat, suasana tetap terlihat tertib dan penuh semangat kebersamaan. Warga tampak menikmati momen ngabuburit sambil memilih menu favorit untuk berbuka puasa.
Rijal pun berharap Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi semua pihak, khususnya para pedagang yang menggantungkan rezeki dari ramainya pembeli selama bulan suci.
“Mudah-mudahan Ramadan ini selalu membawa berkah untuk kita semua,” harapnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
