Kades Rahong Santai Hadapi Tudingan Usai Bongkar Dugaan Pungli Oknum PNS Dinsos Lebak

Kusnadi
Aktivitas di Kantor Desa Rahong, Lebak. Foto: iNewsBanten.

Ubed juga menjelaskan bahwa sempat terjadi perbedaan pendapat antara dirinya dengan pihak pemasok beras dari PT YAT. Hal itu disebabkan adanya ketidaksesuaian data antara jumlah beras yang dikirim dengan data penerima bantuan.

 

Menurutnya, dalam beberapa kasus ditemukan data penerima yang tidak akurat, seperti adanya data ganda hingga nama warga yang sudah meninggal dunia namun masih tercatat sebagai penerima bantuan.

 

“Awalnya memang sempat terjadi cekcok dengan pihak suplier karena data jumlah beras dan data penerima KPM tidak akurat. Ada yang dobel bahkan ada yang sudah meninggal masih masuk dalam daftar penerima,” jelasnya.

 

Meski begitu, Ubed menegaskan bahwa seluruh bantuan tetap disalurkan kepada masyarakat yang berhak dan pihak desa memiliki dokumentasi lengkap terkait proses penyaluran tersebut.

Editor : Mahesa Apriandi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network