Sempat Ambruk Terkena Banjir, Jembatan Blengbeng di Pandeglang Kini Kokoh dan Resmi Digunakan Warga

Jajang
Sejumlah warga tengah melintasi jembatan yang baru selesai dibangun oleh Kodim 0601/ Pandeglang sambil membawa hasil bumi. Foto: iNewsBanten.

PANDEGLANG, iNewsBanten – Penantian panjang masyarakat sejak tahun 2022 akhirnya terjawab. Jembatan Blengbeng yang melintasi Sungai Cikayang di Kampung Blengbeng, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, kini resmi berdiri kokoh dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat. Senin, 16 Maret 2026.

 

Sebelumnya, jembatan tersebut ambruk akibat banjir beberapa tahun lalu. Sejak saat itu warga harus menghadapi berbagai kesulitan untuk menyeberangi Sungai Cikayang, terutama saat musim hujan.

 

Selama ini masyarakat bersama TNI dan Polri beberapa kali memperbaiki jembatan secara swadaya menggunakan material seadanya agar tetap bisa dilalui. Namun perbaikan tersebut tidak bertahan lama karena kondisi jembatan kerap kembali rusak.

 

Harapan masyarakat akhirnya terwujud setelah selama dua bulan prajurit Kodim 0601/Pandeglang bersama Yon TP 842/Badak Sakti bergotong royong dengan masyarakat membangun jembatan yang lebih kokoh dan layak digunakan. Jembatan Blengbeng sepanjang 75 meter tersebut kini telah resmi dimanfaatkan oleh warga.

 

Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Komandan Kodim 0601/Pandeglang, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga S.I.P, didampingi Kasdim 0601/Pandeglang Mayor Inf Andang Rohadi.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cikeusik Wahyu Awaludin, Kapolsek Cikeusik Iptu Dwi Hartanto, Kepala Desa Cikeusik Enur, Danramil 0116/Cikeusik Kapten Inf Purgiarto, perwakilan PUPR Kabupaten Pandeglang, para perwira seksi Kodim 0601/Pandeglang, serta unsur Forkopimcam Cikeusik.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak awal kegiatan. Warga menyambut rombongan hingga mengikuti seluruh rangkaian acara simbolis peresmian jembatan dengan penuh semangat.

 

Dalam sambutannya, Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Afri Swandi Ritonga menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit serta masyarakat yang telah terlibat langsung dalam pembangunan jembatan tersebut.

 

Ia mengatakan, jembatan ini merupakan bentuk pengabdian TNI Angkatan Darat kepada masyarakat agar aktivitas warga menjadi lebih mudah dan aman.

 

“Jembatan ini merupakan persembahan TNI Angkatan Darat untuk masyarakat. Semoga masyarakat tidak lagi kesulitan melintas Sungai Cikayang, terutama anak-anak sekolah. Mudah-mudahan dengan adanya jembatan ini para siswa dan siswi bisa lebih nyaman dan semangat belajar, serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat serta Presiden Republik Indonesia yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan jembatan tersebut.

 

Menurutnya, saat ini Kodim 0601/Pandeglang juga telah mengajukan sekitar 25 titik pembangunan jembatan di wilayah Kabupaten Pandeglang kepada komando atas guna membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses penghubung.

“Jembatan Cikayang yang dibangun oleh TNI bersama masyarakat ini menjadi bukti nyata kehadiran negara untuk rakyat. Mari kita terus bersinergi dan bergotong royong demi mempercepat pembangunan dan kemajuan masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, Camat Cikeusik Wahyu Awaludin turut menyampaikan apresiasi kepada TNI dan masyarakat yang telah bersama-sama mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.

 

Menurutnya, jembatan Blengbeng merupakan akses vital bagi masyarakat karena selama ini banyak warga yang mengalami kecelakaan akibat kondisi jembatan yang tidak layak.

 

“Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan ini bisa selesai dengan tepat waktu. Terima kasih kepada TNI dan seluruh masyarakat yang telah berjuang mewujudkan jembatan ini,” katanya.

 

Hal senada disampaikan Kepala Desa Cikeusik, Enur. Ia mengapresiasi dedikasi para prajurit TNI dan masyarakat yang bekerja tanpa mengenal lelah selama proses pembangunan.

 

“Mereka berjibaku siang dan malam untuk mempercepat pembangunan jembatan. Hujan maupun terik tidak menjadi penghalang, bahkan sering lembur demi mempersembahkan jembatan untuk masyarakat. Ini merupakan pengabdian luar biasa dari TNI kepada bangsa dan negara, khususnya bagi masyarakat Desa Cikeusik,” ungkapnya.

Rasa syukur juga disampaikan oleh masyarakat. Salah satunya seorang siswi yang mengaku kini tidak lagi takut berangkat ke sekolah.

 

Selama ini ia bersama teman-temannya kerap terpaksa tidak masuk sekolah saat banjir datang karena jembatan tidak dapat dilalui.

 

“Sekarang kami tidak takut lagi ke sekolah. Terima kasih kepada TNI yang sudah membangun jembatan ini,” ujarnya dengan penuh haru.

 

Warga lainnya, Rudi, juga mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya jembatan baru tersebut. Ia mengatakan sejak jembatan ambruk pada tahun 2022, masyarakat berkali-kali memperbaikinya secara swadaya, namun kondisinya sering kembali rusak.

 

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI. Jembatan ini adalah harapan masyarakat sejak lama. Sekarang sudah berdiri kokoh dan sangat membantu kami dalam beraktivitas sehari-hari,” katanya.

 

Dengan berdirinya Jembatan Blengbeng yang baru, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan nyaman untuk beraktivitas. Jembatan ini juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun daerah.

Editor : Mahesa Apriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network