Ketua pelaksana kegiatan, Febrian Ramadhan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil koordinasi antara pihak sekolah, dunia industri, dan pemerintah daerah guna membantu siswa memiliki gambaran dunia kerja sejak dini.
Menurutnya, para lulusan SMK tahun 2026 diwajibkan mengikuti sosialisasi AK1 dan bimbingan karir agar lebih siap menghadapi proses rekrutmen kerja setelah lulus sekolah.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon, Sri Widayati, menyampaikan bahwa lulusan SMK saat ini dituntut tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kemampuan komunikasi, etika kerja, dan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.
Ia menilai perkembangan kawasan industri di Kota Cilegon harus menjadi peluang bagi tenaga kerja lokal untuk meningkatkan daya saing melalui pelatihan dan kesiapan kerja yang lebih matang.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Cilegon, Edi Firmansyah mengatakan, pembinaan karir bagi pelajar penting dilakukan agar generasi muda memiliki arah dan perencanaan masa depan setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong lulusan SMK di Kota Cilegon tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu beradaptasi dan bersaing di tengah perkembangan dunia industri yang terus berubah.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
