Kirab Budaya dan Sawer Gunung Warnai Hari Ketujuh Seren Taun Kasepuhan Cisitu

Febri Febrianto
Foto: ketua adat yoyo dan para tamu undangan, wakil bupati Lebak Amir Hamzah dan kadis pariwisata provinsi Banten

"Setiap prosesi memiliki aturan adat yang tidak berubah. Yang berbeda hanya waktu pelaksanaannya mengikuti kalender setiap tahun. Ini merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian yang kami peroleh," ujar H. Yoyo Yohenda.

 

Ia juga mengajak generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan Seren Taun sebagai identitas masyarakat adat agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.

 

Selain menjaga tradisi, masyarakat adat Kasepuhan Cisitu juga terus berupaya melestarikan lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. H. Yoyo berharap Pemerintah Kabupaten Lebak, Pemerintah Provinsi Banten, hingga Pemerintah Pusat dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama akses jalan menuju kawasan Kasepuhan Cisitu yang hingga kini masih membutuhkan perhatian.

Editor : Mahesa Apriandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network