Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Peduli Terhadap Kesehatan Masyarakat, Karang Taruna Kelurahan Randakari Bagikan Masker Pasca Erupsi
Advertisement . Scroll to see content

Aktivis Brantas Soroti Penanganan Banjir di Cilegon, DPRD Akui Banyak Faktor dan Siap Evaluasi

Jum'at, 09 Januari 2026 | 14:13 WIB
  • author Chaerul
Aktivis Brantas Soroti Penanganan Banjir di Cilegon, DPRD Akui Banyak Faktor dan Siap Evaluasi
Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Sokhidin, foto : ist



Menurut Setiawan, maraknya alih fungsi lahan, penimbunan area rawa dan saluran air, penyempitan drainase, serta pembangunan yang mengabaikan kajian lingkungan telah menghilangkan daya tampung air secara signifikan. Kondisi ini menyebabkan genangan dan banjir dengan cepat terjadi setiap kali hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi.


“Penanganan banjir oleh Pemkot Cilegon masih bersifat reaktif dan jangka pendek. Tidak ada langkah tegas untuk menyentuh akar persoalan, yakni pembenahan tata ruang dan penegakan hukum lingkungan,” tegasnya.

Selain itu, Setiawan menyoroti lemahnya penindakan terhadap pelanggaran tata ruang dan lingkungan hidup. Sejumlah aktivitas pembangunan dan usaha tetap berjalan meskipun diduga berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan, sementara masyarakat justru menanggung dampak terberat.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut