Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pasutri Asal Negara Pakistan, Nekat Telan Sabu Seberat 1,6 Kilogram di Bandara Soeta
Advertisement . Scroll to see content

Kurir Ditangkap di Soetta, 2 Kg Sabu Dimusnahkan BNNP Banten, Diduga Ada Jaringan Besar

Rabu, 22 April 2026 | 15:51 WIB
  • author Chaerul
Kurir Ditangkap di Soetta, 2 Kg Sabu Dimusnahkan BNNP Banten, Diduga Ada Jaringan Besar
Petugas BNNP Banten menunjukkan barang bukti sabu sebelum dimusnahkan dalam konferensi pers di Serang, Rabu (22/4/2026). Sebanyak hampir 2 kilogram sabu dimusnahkan setelah sebelumnya diamankan dari seorang kurir yang ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta.

iNewsBanten - Pengungkapan kasus narkotika oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten mengarah pada dugaan jaringan peredaran yang lebih luas. Meski seorang kurir telah diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, aparat kini memburu sosok pengendali yang diduga menjadi otak di balik distribusi sabu hampir 2 kilogram tersebut.

‎Plt Kepala BNNP Banten, Dinnar Winargo, mengungkapkan bahwa barang bukti yang dimusnahkan mencapai 1.998,055 gram dari total awal 2.000,525 gram. Sebagian kecil disisihkan untuk kepentingan pembuktian di persidangan.

‎“Ini bagian dari proses hukum. Namun yang lebih penting adalah mengungkap jaringan di atasnya,” kata Dinnar dalam konferensi pers, Rabu (22/4/2026).

‎Kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan tertutup oleh tim BNNP Banten yang berkoordinasi dengan otoritas bandara.

‎Pengawasan diperketat terhadap penumpang dari sejumlah rute yang dinilai rawan, termasuk jalur dari wilayah timur Indonesia.

‎Pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 12.15 WIB, petugas mengamankan pria berinisial MZ (37) di Terminal 1C kedatangan. Ia baru turun dari pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG642 rute Kendari.

‎Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan dua bungkus plastik bening berisi sabu yang disembunyikan secara tidak biasa, di dalam lipatan celana panjang yang dimasukkan ke dalam koper.

‎Modus ini dinilai sebagai upaya untuk mengelabui pemeriksaan standar, namun gagal setelah petugas melakukan profiling terhadap gerak-gerik tersangka.

‎Dari hasil interogasi, MZ mengaku hanya berperan sebagai kurir. Ia menerima perintah dari seseorang berinisial RZ yang kini masuk dalam daftar buruan.

‎Penyidik menduga kuat RZ merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar, kemungkinan lintas provinsi, dengan pola distribusi melalui jalur udara.

‎“Biasanya kurir tidak mengetahui keseluruhan jaringan. Tapi dari pola ini, kami melihat ada sistem yang sudah terstruktur,” ujar sumber internal yang enggan disebutkan namanya.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut