179 Ribu Peserta BPJS PBI di Lebak Dinonaktifkan, Warga Kehilangan Akses Layanan Kesehatan

Febri Febrianto
Ilustrasi BPJS PBI mendadak berhenti. Foto: Istimewa.

Anggota Komisi III DPRD Lebak, Medi Juanda, mengaku banyak menerima laporan warga yang mendadak kehilangan akses layanan kesehatan.

 

“Makanya kami dorong ada solusi cepat. Jangan sampai masyarakat yang masih miskin justru tidak terlindungi,” tegas Medi.

 

Ia meminta warga yang merasa masih masuk kategori miskin atau rentan miskin segera mengurus pendataan ulang melalui pemerintah desa.

 

“Kalau memang masuk desil 1 sampai 4, itu hak mereka. Harus didata ulang,” katanya.

 

Batas pengajuan reaktivasi diperkirakan berlangsung hingga Juli–Agustus 2026. DPRD menilai sosialisasi kebijakan ini perlu diperkuat, agar masyarakat tidak kehilangan jaminan kesehatan hanya karena persoalan data administratif.

Editor : Mahesa Apriandi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network