Pada tahap lanjutan 2026, sejumlah fasilitas yang direncanakan antara lain pembangunan toilet disabilitas, toilet laki-laki dan perempuan, ruang laktasi, serta penataan planter box guna memperkuat estetika kawasan.
Dade menambahkan, revitalisasi Alun-alun Rangkasbitung merupakan bagian dari program strategis pembenahan tata kota. Kawasan ini diharapkan menjadi ikon daerah, pusat aktivitas masyarakat, serta ruang interaksi sosial yang representatif dan berkelanjutan.
“Penataan kota yang terencana akan menciptakan lingkungan yang tertib, nyaman, dan menarik, sekaligus mendukung peningkatan daya tarik investasi di Kabupaten Lebak,” pungkasnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
