Penggiat Satwa Liar Somasi Balai TNUK Usai Kematian Badak Jawa Hasil Translokasi

Erdi
Koordinator Advokat dan Pemerhati Kejahatan Satwa Liar (APKSLI), Nanda Nababan saat diwawancarai media di Balai TNUK, Labuan. Foto: iNewsBanten.

Nanda menegaskan, persoalan ini penting menjadi bahan evaluasi karena menyangkut keselamatan salah satu satwa paling langka di dunia, yakni Badak Jawa.

 

“Kegiatan translokasi badak Jawa dilakukan tanpa dasar hukum yang tepat. Ini sangat fatal dan akan menimbulkan tanda tanya di publik. Evaluasi penting dilakukan agar kegiatan translokasi bisa berjalan lebih baik ke depannya,” ujarnya.

 

Ia juga menilai kematian badak Jawa bernama Musofa menjadi indikator bahwa program translokasi tersebut belum berjalan optimal.

 

Karena itu, pihaknya mendesak pemerintah untuk menghentikan sementara seluruh rangkaian kegiatan translokasi dan melakukan evaluasi menyeluruh.

 

“Kami meminta penghentian sementara dan evaluasi komprehensif terhadap seluruh program translokasi badak Jawa,” katanya.

Editor : Mahesa Apriandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network