CILEGON, iNewsBanten - Sosok baru di pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri Cilegon mulai menunjukkan karakter kepemimpinannya. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon yang baru, Febrianda Ryendra, SH, menegaskan komitmennya untuk memperkuat penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di Kota Baja.
Dalam pernyataannya kepada awak media, Rabu malam, 6 Mei 2026, Febrianda tampil lugas dan penuh percaya diri. Ia menyebut dirinya bukan tipe pejabat yang hanya bekerja dari balik meja.
“Saya ini bukan Kejari yang hanya duduk di belakang meja. Cilegon sepertinya agak berbeda. Saya ini petarung jalanan, agak berbeda sedikit,” tegasnya.
Pernyataan itu seolah menjadi sinyal bahwa kepemimpinannya di Kejari Cilegon akan bergerak agresif, terutama terhadap berbagai dugaan kasus korupsi yang selama ini menjadi perhatian publik.
Febrianda bukan nama baru di lingkungan kejaksaan. Pria kelahiran Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Februari 1974 itu telah meniti karier selama 27 tahun di institusi Adhyaksa. Ia mengaku sudah sembilan kali berpindah penugasan di berbagai wilayah Indonesia.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
