Sementara itu, progres pekerjaan jalan poros desa juga terus berjalan. Dari total 42 ruas yang menjadi sasaran program, sebanyak 30 ruas telah berkontrak dan mulai dikerjakan, sedangkan 12 ruas lainnya masih menunggu penyelesaian proses kontrak.
“Untuk jalan poros desa, sebagian pekerjaan sudah berjalan dan ada yang telah selesai. Namun masih terdapat beberapa ruas yang belum dapat dilaksanakan karena proses kontraknya belum rampung,” katanya.
Dade menuturkan, pembangunan jalan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lebak dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Infrastruktur jalan yang baik dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.
Program pembangunan jalan yang digulirkan pada tahun 2026 ini juga diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
