Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran, Warga Bagendung Kota Cilegon Ikuti Pelatihan dan Simulasi Darurat

Sahlani
Peserta dari warga Bagendung dengan pelatih foto bersama setelah acara selesai, foto : ist

CILEGON, iNewsBanten – Ancaman kebakaran di kawasan permukiman maupun industri masih menjadi persoalan yang memerlukan kesiapsiagaan semua pihak. Kurangnya pemahaman mengenai prosedur evakuasi, penggunaan alat pemadam, hingga koordinasi saat kondisi darurat dapat memperbesar risiko ketika musibah terjadi.

Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya menggelar Pelatihan dan Drill Tanggap Darurat Kebakaran di Aula Kelurahan Bagendung, Kota Cilegon, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah kelurahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.

Perwakilan Manajemen PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya, Nuriazizi, mengatakan keselamatan merupakan nilai utama yang harus diterapkan tidak hanya di lingkungan perusahaan, tetapi juga di tengah masyarakat. Menurutnya, edukasi dan latihan secara berkala menjadi langkah penting untuk membangun budaya siap siaga dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.

"Melalui pelatihan dan simulasi ini, kami berharap seluruh peserta memahami peran masing-masing ketika menghadapi kondisi darurat. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, BPBD, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam meminimalkan risiko serta dampak yang dapat ditimbulkan," ujar Nuriazizi.

Pelaksana Tugas Lurah Bagendung, Maman Herman, S.E., M.M., mengapresiasi inisiatif PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya yang melibatkan masyarakat dalam pelatihan kesiapsiagaan kebakaran. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan warga dalam merespons keadaan darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Lurah Bagendung, Hudayatullah, serta Kepala Seksi Pembangunan Kelurahan Bagendung, Hj. Intan Hastuti, S.Sos., sebagai bentuk dukungan pemerintah kelurahan terhadap penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber sesuai bidang keahlian masing-masing. 

Faturrohaman dari BPBD Kota Cilegon memaparkan materi mengenai mitigasi kebakaran, sistem komando penanganan keadaan darurat, serta prosedur evakuasi saat terjadi kebakaran.

Selain itu, dr. Tetty dari UPKK PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya memberikan edukasi mengenai Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Sementara itu, Affandi menjelaskan prosedur tanggap darurat, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), teknik evakuasi, hingga langkah-langkah penanganan awal saat terjadi kebakaran.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan drill atau simulasi tanggap darurat di halaman Kantor Kelurahan Bagendung. Peserta mempraktikkan prosedur evakuasi, penggunaan APAR, koordinasi antarpetugas, serta penanganan awal sesuai standar operasional yang telah disampaikan.

Melalui kegiatan ini, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya berharap budaya Safety First semakin tertanam di lingkungan masyarakat. Pelatihan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, BPBD, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, serta siap menghadapi potensi keadaan darurat.

Editor : Mahesa Apriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network