Misteri Bansos Salah Sasaran, Pembaruan DTSEN Kabupaten Serang Diuji Publik
"Kami meminta Dinsos bersama pemerintah desa dan kecamatan melakukan verifikasi faktual secara langsung. Jangan hanya mengandalkan laporan administrasi karena kondisi masyarakat sangat dinamis. Hari ini miskin, besok bisa saja sudah memiliki penghasilan tetap, begitu juga sebaliknya," ujarnya.
Khaerul juga mempertanyakan sejauh mana hasil pembaruan DTSEN telah berdampak terhadap pengurangan angka kesalahan penerima bantuan. Ia meminta pemerintah menyampaikan data perbandingan sebelum dan sesudah pembaruan agar publik dapat mengukur efektivitas program tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian, menegaskan bahwa validitas data menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan seluruh program perlindungan sosial. Karena itu, pembaruan DTSEN terus dilakukan untuk meminimalisasi kesalahan penerima bantuan sekaligus meningkatkan efektivitas intervensi pemerintah kepada masyarakat miskin dan kelompok rentan.
Menurut Yadi, pembenahan data dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Editor : Mahesa Apriandi