get app
inews
Aa Text
Read Next : Waspada Teror Bom, Polresta Tangerang Perketat Pengawasan Objek Vital dan Eks Napiter

Tahanan Polresta Tangerang Bunuh Diri di RS Polri, IPW Soroti Kelalaian Pengawasan

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:13 WIB
header img
Ilustrasi bunuh diri

TANGERANG, iNewsBanten - Seorang tahanan Polresta Tangerang berinisial SW (49) ditemukan tewas diduga bunuh diri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur pada Minggu (26/7/2026). Indonesia Police Watch (IPW) meminta adanya evaluasi terhadap sistem pengawasan tahanan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso menduga adanya kelalaian dari pengawas tahanan dalam insiden tewasnya seorang tersangka dengan cara gantung diri.

"Yang perlu didalami itu tentu soal pengawasan, keselamatan dan keamanan dari tahanan itu. Mungkin ini kelalaian dari pengawas," ujar Sugeng, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, kasus tewasnya tahanan di RS Polri Kramat Jati ini murni tindakan bunuh diri. Sugeng menilai tidak ada tekanan dari pihak mana pun yang memicu tahanan tersebut mengakhiri hidupnya.

"Dia memang meninggal bunuh diri bukan karena adanya intervensi dari pihak lain di luar dirinya," jelasnya. Oleh karena itu, kata Sugeng, perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan terhadap tahanan.



Berdasarkan informasi yang dihimpun, SW merupakan tersangka kasus dugaan pencabulan di wilayah Mauk, Kabupaten Tangerang. Ia sebelumnya dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani perawatan karena diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, SW disebut sempat beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri.

Saat ini, jasad SW telah dimakamkan di area pemakaman di wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru dan Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati maupun Polresta Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. 

Editor : Mahesa Apriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut