LEBAK, iNewsBanten – Aktivis Brantas Banten, Suryana, mendesak dilakukannya evaluasi terbuka terhadap kinerja Ketua DPRD Kabupaten Lebak. Desakan ini muncul menyusul minimnya produktivitas legislasi DPRD yang dinilai tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang telah digunakan sepanjang satu tahun anggaran.
Suryana menegaskan, sebagai pimpinan lembaga legislatif, Ketua DPRD memegang tanggung jawab utama atas arah kebijakan, produktivitas, serta efektivitas kerja DPRD secara keseluruhan. Karena itu, kegagalan kinerja tidak bisa semata-mata ditutupi dengan alasan kolektivitas lembaga.
“Kami secara terbuka meminta evaluasi kinerja Ketua DPRD Kabupaten Lebak sebagai pimpinan lembaga legislatif, karena tanggung jawab utama atas arah, produktivitas, dan efektivitas kerja DPRD berada di tangan pimpinan,” ujar Suryana, Kamis (01/01/2026).
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
