Harga Obat di Pandeglang Naik hingga 30 Persen, Warga dan Apotek Mengeluh

Erdi
Dampak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah, harga obat-obatan ikut naik. (Foto: iNewsBanten).

PANDEGLANG, iNewsBanten – Kenaikan harga sejumlah obat-obatan di Indonesia mulai dikeluhkan masyarakat, termasuk di Kabupaten Pandeglang, Banten. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat disebut menjadi salah satu faktor utama yang memicu kenaikan biaya bahan baku dan komponen dalam industri farmasi. Senin, (15/06/2026).

 

Di salah satu apotek yang berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, harga berbagai jenis obat mengalami kenaikan cukup signifikan. Obat-obatan yang umum dikonsumsi masyarakat, seperti obat sakit kepala hingga obat maag, kini dijual dengan harga lebih tinggi dibanding beberapa bulan sebelumnya.

 

Pemilik apotek Banjar Medika Farma, Atih Abdul Hakim, mengatakan kenaikan harga terjadi secara bertahap seiring melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Menurutnya, sebagian besar bahan baku dan komponen yang digunakan industri farmasi masih bergantung pada impor, sehingga perubahan kurs berdampak langsung terhadap harga obat di pasaran.

Editor : Mahesa Apriandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network