Memasuki hari kesepuluh, wilayah operasi juga diperlebar secara signifikan. Berdasarkan rencana operasi Basarnas, area pencarian kini mencapai sekitar 8.509 nautical mile persegi, meningkat dibandingkan luas pencarian sehari sebelumnya yang mencapai 3.439 nautical mile persegi.
Pencarian dibagi menjadi sepuluh sektor. Salah satu wilayah dengan cakupan terbesar berada di Sektor C, dengan luas sekitar 3.380 nautical mile persegi.
Di sektor tersebut, unsur TNI AL menggunakan KRI Leuser dan KRI Dewa Kembar untuk melakukan penyisiran hingga ke perairan Samudra Hindia, dari sebelah barat Pulau Belimbing menuju arah selatan Pulau Enggano, Bengkulu.
Selain mengerahkan kapal, Basarnas juga memperkuat pemantauan lalu lintas pelayaran di Selat Sunda. Informasi dari kapal-kapal niaga yang melintas terus dipantau melalui sistem e-broadcast yang dikoordinasikan dengan Vessel Traffic Services atau VTS.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
