Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wali Kota Cilegon Dampingi TMMD Gelar Cek Kesehatan Gratis, PLN IP UBP BSLA Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

RUU Kesehatan Samakan Rokok dengan Narkotika? Ini Faktanya

Jum'at, 28 April 2023 | 17:27 WIB
  • author Muhammad Sukardi
RUU Kesehatan Samakan Rokok dengan Narkotika? Ini Faktanya
RUU Kesehatan dituding menyamakan tembakau dengan narkotika, benarkah (ist)

Tuduhan netizen bahwa Kemenkes menyamaratakan status rokok dengan narkotika dan psikotropika mengacu pada draft RUU Kesehatan Pasal 154 ayat (3) yang memuat rencana bahwa produk tembakau dengan narkotika dan psikotropika tergolong zat adiktif.

Secara singkat, bunyi draft itu begini, "Zat adiktif yang dimaksud berupa narkotika, psikotropika, minuman beralkohol, hasil tembakau, dan hasil pengolahan zat adiktif lainnya."

Nah, di dalam draft RUU Kesehatan juga menjelaskan bahwa yang dimaksud sebagai hasil tembakau pada pernyataan sebelumnya antara lain sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris, dan tembakau padat dan cair yang digunakan untuk rokok elektrik.

Kemenkes beberkan fakta rokok sejajar dengan narkotika

Sadar bahwa banyak suara masyarakat yang menganggap rokok bakal disamakan dengan narkotika melalui RUU Kesehatan, Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril angkat suara.

Pada awak media belum lama ini, dia menyampaikan bahwa anggapan rokok akan disamakan dengan narkotika adalah kesalahan besar. Artinya, tidak benar rokok akan sejajar dengan narkotika melalui RUU Kesehatan.

Menurut dr Syahril, pengelompokkan rokok dengan narkotika itu berkaitan dengan zat adiktif yang memiliki unsur ketergantungan jika dikonsumsi, bukan artinya status rokok akan sama dengan narkotika atau psikotropika.

"Pengelompokan yang sama (rokok dengan narkotika) bukan berarti tembakau dan alkohol diperlakukan sama dengan narkotika dan psikotropika," kata dr Syahril pada awak media melalui keterangan resminya, belum lama ini.

Editor: Mahesa Apriandi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut