“Kami rencanakan akan menggelar hearing. Surat dari Aliansi Masyarakat Peduli Cilegon sudah masuk dan sedang kami pelajari. Nantinya kami akan mengundang pihak eksekutif, pemerintah daerah, serta unsur industri agar persoalan ini dibahas dan diselesaikan bersama,” pungkasnya.
Menurut Sokhidin, banjir di Kota Cilegon merupakan persoalan yang berulang setiap tahun. Namun, banjir kali ini dinilai memiliki skala dan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.
“Banjir di Cilegon ini memang selalu berulang. Tapi kali ini intensitasnya sangat besar, dipengaruhi curah hujan tinggi dan berbagai faktor lain yang saling berkaitan. Ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak,” tutupnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
