Susianto juga menyoroti keterbatasan penggunaan barcode yang menurutnya belum dapat digunakan secara fleksibel di seluruh SPBU penyedia BBM subsidi.
"Harapan kami barcode untuk alsintan dapat berlaku di seluruh SPBU yang melayani BBM subsidi. Dengan begitu petani tidak harus mencari SPBU tertentu yang sesuai dengan data atau sistem yang terdaftar. Kemudahan akses sangat penting agar kegiatan pertanian tidak terganggu," ujarnya.
Selain persoalan lokasi pengisian BBM, petani juga mengeluhkan masa berlaku barcode yang harus diperpanjang secara berkala.
Editor : Mahesa Apriandi
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
