“Dan saya mau narik juga susah. Ketika mau ditarik, banyak alasan dari kepala tokonya itu. Pemilik tokonya adalah anggota DPRD Provinsi Banten,” ujarnya.
Ahmad berharap dana yang telah disetorkan para korban dapat dikembalikan. Ia mengatakan persoalan tersebut turut dirasakan warga Panimbang yang sebagian bekerja sebagai petani dan nelayan.
“Tuntutan dari kami cuma satu, kami ingin modal kami atau dana kami yang sudah dikirim dapat dikembalikan lagi kepada para korban,” tegasnya.
Editor : Mahesa Apriandi
Artikel Terkait
